Uji coba pengunaan pupuk hayati pada tanaman karet di Lampung, pada tahun 1995 menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan efisiensi nutrisi, pertumbuhan tanaman, dan produktivitas lateks
Selain itu :
Akselerasi Pertumbuhan (TBM): Uji coba pada tanaman karet belum menghasilkan (TBM) umur 18 bulan menunjukkan bahwa pemberian pupuk hayati dapat mempercepat pertumbuhan tanaman.
Efikasi pada Tanah Marginal: Pupuk hayati dan bahan organik terbukti efektif membantu pertumbuhan karet di tanah cekaman atau tanah marginal yang kurang subur.
Mengurangi Dosis Pupuk Kimia: Aplikasi mikoriza dapat mengurangi kebutuhan pupuk anorganik hingga 50%. Hal ini mendukung efisiensi pemupukan dan mengurangi pencemaran lingkungan.Menanggulangi Kering Alur Sadap: Pupuk hayati majemuk diuji coba untuk membantu pemulihan tanaman dari penyakit kering alur sadap.
Hasil uji coba penggunaan pupuk hayati pada tanaman jagung di Tan...
Hasil uji coba penggunaan pupuk hayati pada tanaman kakao (cokela...
Uji coba pengunaan pupuk hayati pada tanaman karet di Lampung, pa...
Panen raya perdana dengan menggunakan pupuk hayati di Karawang ta...
Dari hasil uji coba pupuk hayati pada tahun 1998 di Sumatera dan...
Penanaman tebu perdana di pasuruan tahun 1999 menggunakan pupuk h...
Uji coba teknologi AGPI dalam pupuk hayati yang dicampurkan di mi...